Polemik Web TV Online
Karakter orang Indonesia memang unik, ada hal-hal yang sebenarnya punya tujuan baik malah dipersoalkan, dicari celah hukum untuk mencegahnya. Fenomena tersebut juga melanda salah satu situs TV Online Indonesia, yang me-relai siaran-siaran TV Swasta Nasional dan menyiarkannya kembali melalui website mereka. Di detik.com keberadaan web tv online yang menyiarkan ulang siaran dari 17 stasiun tv ini dipersoalkan,baca selengkapnya disini.
Sebenarnya di internet ini bukan hal yang baru, TV Online sudah eksis sejak 2000-an, baik dalam bentuk video streaming maupun relai langsung. Jenis layanan ini kemudian dikembangkan lagi dan kemudian dikenal dengan sebutan IP TV. Layanan ini sudah disediakan provider besar macam Telkom di kota besar Indonesia.
Kembali ke persoalan Web TV, menurut pendapat saya pribadi apa yang ditampilkan web tv tersebut tidak melanggar aspek legal dan copyright sepanjang stasiun tv yang direlainya tidak keberatan. Ini kan sama aja dengan misalnya media massa online mengutip berita dari media luar, atau web news yang berisi rss feed dari berbagai media berita online. Malah stasiun tv harusnya berterimakasih karena merk dagang mereka ada yang mempromosikannya gratis. Satu hal lagi, daripada mereka me relai adult tv kan berabe tuh…
Tapi ini Indonesia, segala sesuatunya bisa terjadi, bahkan sering diluar harapan. Sekarang, dari awalnya ada 17 siaran TV swasta, hanya tersisa SpaceToon, pemilik situs ini kuatir dengan keberatan dari asosiasi stasiun tv swasta yang sebenarnya belum menyatakan sikap, baru sebatas pendapat salah satu pengurusnya. Sayang juga ya, padahal dengan adanya web tv online itu, minimal akan sangat membantu penetrasi siaran tv ke daerah yang belum dapat dilayani tv teresterial tapi dah punya koneksi internet lewat program USO atau fasilitas internet gratis yang disediakan LSM, sehingga kesenjangan informasi dan wawasan dapat diminimalisasi.
Semoga ada titik temu antara asosiasi tv swasta dengan pemilik situs dan web tv online ini bisa online lagi, saran buat detik.com, web seperti web tv online yang sebenarnya berisi content yang baik jangan di blow-up / diekspos terlalu besar lalu menjadi polemik dan web nya tutup. Alangkah lebih bijaknya jika pasukan digital detik.com fokus menginvestigasi pemilik situs-situs porno, adult dan sara, kemudian diekspos dan pemiliknya ketahuan, ditangkap, dan web nya tutup…
Comments
10 Comments on Polemik Web TV Online
-
prim on
Wed, 17th Dec 2008 12:55 am
-
alris on
Wed, 17th Dec 2008 3:38 pm
-
danu on
Thu, 18th Dec 2008 2:17 am
-
rvsdi on
Thu, 18th Dec 2008 4:25 am
-
Artha on
Fri, 19th Dec 2008 8:43 am
-
imoe on
Mon, 29th Dec 2008 6:00 am
-
rian on
Mon, 29th Dec 2008 11:42 am
-
@del on
Mon, 5th Jan 2009 5:40 pm
-
heru on
Tue, 6th Jan 2009 1:18 am
-
dita nareswari on
Sun, 12th Apr 2009 5:30 am
ya.. saya setuju dengan anda.. aku juga dah buat postingan tentang ini…
Thanks MasPrim dah mampir, content blog MasPrim juga sangat bagus, keep blogging Mas
Assalamualaikum ww,
Setuju banget apa yang sanak sampaikan. Kalo demi semangat kebaikan, kemajuan, dan memperbaiki kesenjangan informasi apa salahnya berbagi. Wah detik dot kom kadang-kadang juga suka ngomporin nih.
Salam kenal sanak, ambo dari Muarolabuh, Solok Selatan. Pai lah ka blog ambo. Salam
Mokasih Da, alah singgah…
ada-ada aja, mungkin udah kehabisan berita detiknya da… padahal kan enak bisa nonton serie A, daripada mesti nyetel TV ntar dimarahin ortu saya
gimana kalo danu bikin web tv onlinenya
iklannya juga gak di relay kali, makanya dia marah
hahaha bantuaknyo gitu da
wah web tv dipersoalan wah wah wah …. khan tuh siaran kemaren klo kagak salah ya
biarkan konsumen yang menentukan da. hehehhe
namanya juga indonesia.. kalo berasa ngasih untung ke dia, dibiarin aja. pura-pura ga tau.
tapi kalo udah merasa agak dirugikan langsung koar-koar cari sensasi
.
Saya rasa sih sebagian bangsa indonesia sudah terbiasa dan senang dengan keadaan konflik. Demo saja dibikin rusuh, eksekusi bikin rusuh, padahal sudah jelas itu salah.
Jadi kalau TV Online juga dipermasalahkan, ya wajar. Mungkin ga ada lawan berantem, jadi TV online aja yang jadi musuhnya
saya setuju dengan pak deddy.
tapi mungkin perlu aturan main antara asosiasi TV dengan web Tv online, biar ga ada yang merasa di rugikan dan sebaliknya. karena g ada aturan main yang jelas akhirnya banyak opini yang berkembang.
Pemahaman saya :
Hal tersebut karena belum saling kenal saja, mungkin kalau ada saling komunikasi dengan yang bersangkutan , kejadiannya tak akan begitu.
Anggap saja dg adanya kejadian tersebut menjadikan kita bisa belajar
sedikit aturan dari sekian banyaknya aturan yg tak setiap orang mengenalnya.
Kata lainnya selagi web tv online tidak terindikasi unsur bisnis, iklan dan kanan kirinya, sy yakin pihak yg memiliki hak siar akan berlaku bijaksana.
Tapi nggak tahu juga lah, termasuk tv online mainan ini akan dikenakan apa dan oleh siapa.
Tell me what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!










