Implementasi Wind Power
Konsep Wind Power atau Pembangkit Listrik Tenaga Angin, seperti yang pernah saya ulas sebelumnya merupakan salah satu dari sekian banyak alternatif pembangkit listrik ramah lingkungan yang dan berprospek menjadi tren di tahun2 mendatang. Wind Power memiliki keunggulan dibandingkan dengan pembangkit sejenis, misalnya Solar Cell. Wind Power dapat membangkitkan listrik sepanjang hari dengan syarat tiupan angin mencukupi, sedangkan solar cell hanya efektif kira 6 jam per-hari (saat intensitas matahari maksimum). Oleh karena itu pengkajian implementasi pembangkit jenis ini pun semakin marak. Untuk skala besar, seperti yang diberitakan Detikinet, Ericsson salah satu provider telekomunikasi dari Swedia sedang mengembangkan Base Transceiver Station (BTS) yang didukung Wind Power, dengan menggunakan Wind Power BTS tersebut dapat mengefisiensikan pemakaian energi sebesar 40%. Berikut cuplikan beritanya :
Jakarta – Detikinet. Sebuah konsep BTS dengan optimalisasi energi diperkenalkan oleh provider telekomunikasi asal Swedia, Ericsson. Tenaga angin digunakan sebagai sumber energinya.
Konsep tersebut dikembangkan Ericsson untuk BTS Tower Tube, bekerja sama dengan Vertical Wind AB dan Universitas Upsala di Swedia untuk menghadirkan solusi telekomunikasi yang hemat biaya.BTS ini memanfaatkan tenaga angin melalui empat bilah turbin sepanjang lima meter yang terkait secara vertikal ke menara. Rotor bilah vertikal bergerak dengan tidak menimbulkan suara dan akan meminimalkan beban BTS pada saat beroperasi.
Dikutip detikINET dari keterangan pers, Selasa (14/10/2008), BTS Tower Tube tidak memerlukan sistem feeder dan pendingin. BTS ini diklaim 40 persen lebih hemat energi dibanding BTS tradisional, sehingga dapat menghemat biaya operasi operator.
Kombinasi tenaga angin dengan BTS Tower Tube Ericsson ini, menurut Ulf Ewaldsson selaku VP dan Head of Product Area Radio Ericsson, diyakini dapat mendukung komunikasi bergerak baik di daerah perkotaan maupun di daerah terpencil yang tidak mempunyai atau memiliki akses terbatas pada tenaga listrik.
Untuk skala kecil, pemakaian Wind Power di kalangan Usaha Kecil dan Menengah serta Rumah Tangga sedang dikembangkan juga oleh BPPT. Namun beberapa perintis dibidang renewable energy bahkan sudah mulai mengimplementasikannya, dengan dibantu oleh LSM beberapa daerah melaksanakan swadaya listrik dengan Wind Power. Peralatan dirakit dengan sederhana dan dapat dibuat di bengkel mekanik. Dengan swadaya listrik ini diharapkan ketergantungan terhadap PLN sebagai penyedia listrik nasional dapat dikurangi.
Apa yang kita dapat dengan swadaya listrik dengan Wind Power ?
- Bebas dari issue kenaikan TDL PLN. Jadi tidak bergantung sama sekali dengan PLN.
- Bebas kenaikan harga BBM. Jadi tidak menggunakan BBM atau alternatif BBM lainnya seperti bio-diesel, dll.
- Bebas terhadap regulasi pemerintah. Swadaya listrik ini tidak melanggar regulasi yang telah ada tentang kelistrikan. Dan seharusnya tidak bertentangan dengan PLN. Sebagai catatan, sampai sejauh ini belum ada undang2 yang mengharuskan kita berlangganan dan menggunakan PLN.
- Bebas terhadap isu lingkungan hidup. Teknologi Wind Power sangat ramah lingkungan, karena tanpa polusi sama sekali dan tidak ada limbah yang berbahaya.
Saat ini saya berencana membangun wind power skala rumah tangga di Kediri Jatim, komponen akan saya usahakan yang termurah, saya berharap project ini akan sangat bermanfaat nantinya, terutama buat saudara kita yg belum menikmati listrik, do’akan berhasil ya, pada tulisan yang akan datang akan saya posting mulai planning s.d implementasi dan kendala2nya, semoga makin banyak rumah tangga yang bisa bebas dari mahalnya kebutuhan energy ini.
Comments
2 Comments on Implementasi Wind Power
-
wira on
Thu, 30th Oct 2008 8:09 am
-
Faisal Wahyu on
Mon, 20th Apr 2009 1:26 pm
Menarik sekali pak Deddy… sy jg sedang googling utk teknologi ini, dan sy jg pnya impian utk memiliki rumah yg lepas dari ketergantungan pd PLN.. jika pak Deddy berkenan kayaknya kita bisa saling sharing pengetahuan di bidang ini (walau sy sangat2 pemula, ga punya background teknik sama sekali pak),..
Dan klo pak Deddy punya sumber2 ttg teknologi ini mohon di share ya pak..
thanks…
Waah, bagus banget nich bung..
Boleh minta penjelasan detailnya gak tentang PLTA, mulai dari komponen yang di gunakan dan harganya sampai ke cara pembuatnnya..
Terima kasih..
Tell me what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!










